Bermodalkan Minyak Wangi, RM Buang dan Rut Menipu Korban Sebesar Rp 3,5 juta

atmojo, 24 Jun 2019,
Share w.App T.Me

KEDIRI-Sidang yang digelar di Kantor Pengadilan Negeri Kediri di Jalan Jaksa Agung Suprapto No 14 Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri dengan agenda pemeriksaan para saksi terkait kasus penipuan yang dilakukan dua terdakwa, Senen (24/6/2019).

Kedua terdakwa RM Buang (58) asal Desa Semambung Kecamatan Kayen Kidul Kabupaten Kediri dan dr.Rut Indarti (51) asal Desa Sumbergedang Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan.

Kedua terdakwa melakukan aksi penipuan dengan modus menjual minyak wangi yang meyakinkan korban bisa menyembuhkan penyakit suami korban.

Korban yang berhasil diperdayai oleh pelaku diketahui bernama Etik Siti Mardiyah (50) merupakan ASN Pemkab Kediri yang tertipu harus membeli minyak wangi seharga Rp 3,5 juta.

Ketika korban Etik saat ketika menunggu suaminya yang dirawat di Ruang ICU RS Baptis. dr Rut mengaku kepada korban bisa menyembuhkan penyakit suami Etik.

Dengan cara supranatural, dengan syarat korban Etik disuruh membeli minyak wangi yang dibeli dari negara Yaman seharga Rp 3,5 juta.

Jaksa Penuntut Umum Lukianto,SH usai sidang mengatakan, dalam aksinya pelaku mengaku bisa menyembuhkan penyakit suami korban. Kepada korban tersangka mengatakan minyak wangi berasal dari Negara Yaman.

"Modus tersangka hingga berhasil meyakinkan dan menipu korban, yang akhirnya tertarik untuk membeli minyak wangi dengan cara mentranfer uang ke rekening pelaku sebesar Rp 3,5 juta," ujarnya kepada media ini.

Korban yang terbujuk rayuan diminta membeli botol yang berisi 5 pipet minyak wangi dengan 5 macam warna. Minyak wangi diyakini bisa menyembuhkan penyakit suami korban.

Pelaku menjelaskan kepada korban dengan cara mengoleskan minyak wangi ditelapak kaki, puser, dada dan tengkuk. Lalu, sisa minyak wangi dilarung di sungai bendungan Gampengrejo Kediri.

"Dalam menjalankan aksinya tersangka meyakinkan korban setelah diolesi minyak wangi dalam 2 hari suaminya bisa sembuh. Ternyata setelah tiga hari suami korban meninggal dunia," ujarnya.

Hasil fakta persidangan terdakwa mengaku membeli minyak wangi dari Pasar Wonokromo Surabaya dengan harga Rp 750 ribu, kemudian dijual ke korban Etik sebesar Rp 3,5 juta," bebernya. 

Barang bukti yang dibawa dipersidangan berupa botol yang berisi 5 pipet minyak wangi dengan 5 macam warna, dan hasil print rekening pelaku. 

Sidang akan dilanjutkan minggu depan dengan agenda tuntutan. 

"Atas perbuatannya, terdakwa dikenakan Pasal 378 jo pasal 55 ayat (1) KUHP dengan pidana kurungan atau penjara maksimal 4 tahun penjara," ungkap Lukianto,SH. (prijo) 

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu